tempat berbagi informasi seputar dunia teknologi

Pelaku Bisnis di Era Dunia Online dan Pemasaran Menggunakan Digital Marketing di Tahun 2018


Tren Dunia Bisnis dan Pemasaran Online 2018
Era dunia digital sudah semakin berkembang pesat, bahkan hampir semua pelaku - pelaku bisnis konvesional pun juga sudah mencoba mengorbitkan perusahaannya di dunia online. Tidak peduli jenis dari perusahaan atau profesi kita baik itu bergerak di bidang jual beli barang atau jasa semuanya bisa dipublikasikan di dunia online.

Saya yakin kalimat saya diatas bisa membantu membuka pemikiran kita khususnya yang masih awam di dunia online. Bayangkan dengan adanya perkembangan teknologi saat ini hampir sebagian besar aktifitas bisnis sudah bisa dijalankan dan diproses dari perangkat elektronik. Tentu realita ini bisa menjadi potensi yang sangat besar untuk mengembangkan sebuah bisnis dan menjangkau calon - calon pelanggan atau customer baru.

Gejolak perubahan kehidupan cara berbisnis di tahun 2018

Beberapa dari kita atau bahkan hampir semua pengguna alat elektronik (Gadget / Tablet PC / Laptop / Komputer) tanpa menyadari sudah ikut ambil peranan dalam proses perubahan dunia bisnis saat ini.

Benarkah seperti itu? Adakah contoh bukti bahwa saya, anda, kalian, dan kita semua ikut mendukung dalam perubahan tersebut?

Saya akan menjawab BENAR KITA SUDAH TURUT MENDUKUNG PERUBAHAN KEHIDUPAN DUNIA BISNIS.

Semakin banyak toko online milik perorangan yang bermunculan

Online Shop Semakin Banyak di Tahun 2018
Beberapa tahun terakhir ini pasti sudah sering sekali menjumpai orang - orang ramai melakukan jual beli di dunia online.

Tidak peduli itu barang atau jasa, semuanya serba dipublikasikan melalui media sosial atau halaman website masing - masing.

Berbeda jauh dengan tahun - tahun sebelumnya dimana jual beli online itu sangat sedikit peminat dan bahkan masih banyak yang tidak yakin untuk mencobanya (khususnya di negara Indonesia). Bahkan membuat sebuah toko online masih terasa sulit dan biaya pembuatannya juga masih mahal, sebaliknya dari sudut pandang pembeli masih sering dijumpai rasa takut atau tidak percaya dengan penjual di dunia online (resiko menjadi korban penipuan online).

Tapi di tahun 2018 ini semua asumsi - asumsi yang pernah bemunculan itu seperti hilang seiring berjalannya waktu dan kemajuan teknologi, dimana mulai adanya pengembangan sistem transaksi online yang lebih aman untuk penjual dan pembeli. Tentunya dengan inovasi prosedur transaksi online ini akan membuat kepercayaan mereka muncul kembali untuk melakukan transaksi secara online.

Developer besar turut mendukung dengan membangun marketplace

Banyak Marketplace Online Mendukung Perkembangan Bisnis Digital 2018
Sedikit berbeda dengan pelaku bisnis yang memiliki online shop, namun orang - orang ini juga memiliki peran cukup berguna bagi mereka pemilik toko maya (toko yang hanya ada di dunia online).

Mereka membangun sebuah pasar atau tempat berkumpulnya penjual dan pembeli, tentunya tempat ini juga tidak terlihat secara fisik. Lantas seperti apa sesuatu yang dibangun oleh mereka?

Apabila kita pernah berkunjung atau bahkan melakukan transaksi seperti di Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada, Blibli dan situs - situs sejenisnya maka itulah tempat virtual yang telah dibangun yaitu marketplace.

Walaupun marketplace dan sosial media sama - sama bisa menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dunia maya (sering disebut netizen), tapi secara fungsi utama mereka memiliki perbedaan. Marketplace menyediakan tempat untuk penjual menjual barang dagangannya (umumnya barang fisik) dan memudahkan pembeli mencari barang kebutuhannya dengan sistem pembayaran yang aman untuk kedua belah pihak.

Sama seperti poin yang sudah saya jelaskan diatas bahwa adanya inovasi sistem transaksi online yang aman membuat dunia bisnis online semakin berkembang.

Semakin mudahnya menggunakan atau membuat iklan dengan dukungan agensi perikalanan digital

Jasa Konsultan dan Agen Pembuatan Iklan Digital Semakin Banyak di Tahun 2018
Hal ini juga menurut saya pribadi sudah pasti tidak asing di kepala kita, seluruh bisnis di dunia offline pun sebelumnya juga sudah sering menggunakan iklan untuk mengembangkan omset bisnisnya.

Adakah perbedaan cara menggunakan iklan di dunia offline dan online?
Menurut saya memang ada perbedaan tapi itu pun bukan sebagai seusatu yang bertolak belakang untuk saat ini, melainkan bisa menjadi dua hal yang saling melengkapi. Tapi itupun juga tergantung dari strategi pihak pembuat iklan (advertiser) juga ya.

(artikel kali ini tidak membahas tentang tips trik membuat iklan)

Beberapa poin utama yang memancing banyak pelaku bisnis online ataupun offline mencoba menggunakan periklanan digital
  • Modal biaya beriklan lebih murah.
  • Hasil penayangan iklan lebih transparan dan mudah di analisa.
  • Potensi cakupan calon penonton iklan bisa dibilang tanpa batas, tergantung seberapa banyak pengguna gadget atau alat komunikasi elektronik lainnya (komputer, laptop, dan tablet PC).
  • Modal yang dikeluarkan bertahap tergantung besar kecilnya iklan yang sampai ke penonton.

Baca juga : Bisnis Online Tidak Perlu Modal Besar

Kesimpulan

Perubahan dan perkembangan era digital ini secara tidak langsung memaksa kita semua turut ikut memahami cara kerjanya, baik itu sebatas bermain sosial media di dunia maya atau bahkan memanfaatkan kemajuan era digital saat ini sebagai penunjang kegiatan bisnis.

Semua itu kembali lagi kepada masing - masing individu, namun kalau semisal kita tetap berdiam diri tidak mengikuti perkembangan zaman maka hal yang paling besar terjadi adalah kita akan kesulitan bersaing terutama dalam dunia bisnis saat ini.

Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga tulisan ini sedikit banyak menambah wawasan kita mengenai perkembangan dunia bisnis tahun 2018 ini.

Artikel ini ditulis oleh :
Techrevolution90

No comments:

Post a Comment

1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Berdiskusilah dengan bijak.
3. Dilarang SPAM.
4. Dilarang SARA.
5. Dilarang menuliskan tautan link.

Featured Post

Biaya Transaksi di Beberapa Dompet Digital OVO, DANA, dan DOKU

Pada zaman sekarang pasti kita semua sudah pernah mendengar nama dari beberapa perusahaan finansial seperti OVO, DANA, dan Doku. Mereka sem...