Skip to main content

Ringkasan Biaya Administrasi dan Biaya Layanan Program Shopee

Ringkasan Biaya Administrasi dan Biaya Layanan Program Shopee

Informasi biaya administrasi serta layanan program promosi dari Shopee wajib diketahui bagi setiap seller di marketplace tersebut. Tujuannya jelas tidak lepas sebagai acuan perhitungan margin profit dari penjualan.

Salah menentukan harga jual bisa jadi malah margin keuntungan terpangkas tinggal sedikit karena adanya biaya admin dan layanan dari Shopee.

Adanya fee dari setiap penjualan produk tentu secara tidak langsung membuat seller tidak bisa sembarangan mematok harga serba murah, salah perhitungan adanya malah buntung / rugi.

Masalahnya apakah semua seller di Shopee mengetahui akan informasi biaya ini?

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa rangkuman informasi ini di ambil dari situs resmi Shopee, apabila ada pembaruan peraturan dari Shopee maka data di bawah ini tidak berlaku.

Perhatikan tabel nformasi ringkasan biaya administrasi dan layanan untuk seller Shopee di bawah ini.

Tabel Informasi Ringkasan Biaya Administrasi dan Biaya Layanan Program Shopee Juni 2022

Bagaimana setelah melihat tabel informasi biaya di atas ini?

Apakah biaya administrasi dan layanan (apabila seller menggunakan seluruh layanan promosi gratis ongkir XTRA dan cashback XTRA) tergolong rendah atau sebalikya?

Tinggi dan rendahnya jumlah keuntungan bersih sebetulnya tidak bisa menjadi hal yang mutlak, berbeda dengan makna kata untung dan rugi.

Sebagai contoh seller dengan penjualan lebih dari 100 kali dan memiliki baang dagangan di kategori A dan menggunakan seluruh layanan, maka sudah di pastikan seller tersebut akan terkena biaya admin dan layanan sebesar 7,5% dari harga jual final (setelah terpotong diskon / voucher dan tidak menghitung ongkos kirim).

Setelah di hitung agar tidak sampai rugi di dalam penjualan maka rekomendasi pengambilan keuntungan dari modal atau harga pokok perolehan adalah 10%, ini pun menurut saya pribadi profit bersih sangatlah sedikit setelah terpotong fee penjualan di Shopee.


Simulasi perhitungan biaya administrasi dan layanan Shopee

Agar lebih jelas gambaran cara hitung - hitungan untung rugi saat berjualan di marketplace Shopee bisa perhatikan gambar  - gambar di bawah ini.


Simulasi Perhitungan Seller Shopee Profit 8%

Pengambilan profit sebesar 8% (RUGI)

Seperti informasi yang tertera di gambar atas sudah pasti 100% seller akan rugi apabila berjualan di Shopee hanya mengambil keuntungan 8% dari harga pokok perolehan atau modal.

Angka hasil perhitungan sudah pasti mutlak, apabila hasilnya minus artinya biaya yang harus dibayarkan kepada Shopee masih lebih tinggi dari keuntungan kotor.



Simulasi Perhitungan Seller Shopee Profit 10%

Pengambalian profit sebesar 10% (UNTUNG)

Bagi seller yang berencana berjualan dengan strategi untung setipis mungkin dengan harapan quantity penjualan meningkat, mungkin bisa mengambil keuntungan sebanyak 10% saja.

Target profit 10% dari modal tentu sangat umum dan bagi sebagian orang ini bisa tergolong keuntungan yang cukup, TAPI tidak bisa berlaku apabila kita berjualan di marketplace online.

Menetapkan keuntungan 10% setelah di hitung tidak ada minus, tapi margin atau selisih keuntungan bersihnya sangatlah kecil.



Simulasi Perhitungan Seller Shopee Profit Wajar


Target profit wajar untuk berjualan di Shopee

Berikut tabel simulasi target keuntungan yang tergolong aman dan wajar, menurut saya pribadi pengambilan keuntungan sebesar 15% dari modal cukup wajar.

Perhitungan profit wajar ini dalam kondisi seller non-star dan penjualan lebih dari 100, serta memiliki barang jualan di kategori A.

Tentunya apabila kita sebagai seller star atau star+ dan bahkan berstatus Shopee Mall, maka target profit menurut saya harus lebih tinggi lagi untuk menutup biaya administrasi serta layanan.

Tidak lupa juga biaya operasional bisnis juga harus di hitung.

Baca juga : Penyesuaian Biaya Layanan Tokopedia Lebih Kompetitif Berlaku 6 Juni 2022


Kesimpulan

Setelah mengetahui lebih jelas mengenai rincian biaya admin dan layanan di Shopee tentunya kita seller tidak bisa sembarangan memasang harga jual yang terlalu minim profit.

Terkecuali kalau kita menggunakan strategi subtitusi silang, semisal produk A di jual dengan cuan tipis bahkan hampir rugi TAPI produk B di jual dengan keuntungan lebih tinggi.

Masing - masing memiliki startegi berjualan dan setiap cara memiliki kelebihan atau kekurangan.

Artikel ini di tulis tidak untuk menghasut supaya berjualan di tempat lain atau menggunakan platform lain, hanya saja agar kita sebagai seller khususnya di platform Shopee bisa lebih jelas mengenai perhitungan tersebut.

Kalaupun berencana mencoba membuka website toko online sendiri atau bahkan pakai yang gratisan, perlu diketahui bahwa kita akan tetap membutuhkan biaya lagi seperti promosi yang paling relevan.

Membuka toko online sendiri ada bagusnya tapi persaingan juga tidak semudah itu Ferguso, marketplace gajah juga akan menjadi pesaing kita di mesin pencari.

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Daftar Isi Label Tertentu

Penjual Akun dan Jasa Fake Order Marketplace Lokal Indonesia

Cara Memunculkan My Computer di Windows 10

Kurir Jasa Pengiriman Paling Aman Khusus Dropship di Marketplace Tokopedia dan Bukalapak

Cara Menghilangkan Login di CorelDraw X8

Shopee Bisa Menonaktifkan Fitur Metode Pembayaran COD Bagi Pembeli Usil

Apa itu Windows.old dan Bolehkah Kita Menghapus Windows.old ??

Strategi Dropship Mengatasi Masalah Resi Otomatis Marketplace Indonesia

Tidak Bisa Masuk dan Mengakses Marketplace Facebook